YANG PENTING MENULIS


Saya mau berbagi cerita, cerita yang bukan fiktif, tapi nyata dialami saya sendiri.

Saya suka menulis, meski konten tulisan itu tak bermakna, bahkan terkesan balepotan, alias amburadul.
Tapi hasil tulisan saya yang amburadul itulah, saya pernah memberanikan diri ikut lomba di ajang artikel Nasional katagori Mahasiswa dan alhmadulillah saya juara 3 dan juara 2 diloma artikel tingkat umum yang diadakan oleh suara NU.
Berkah menulis blog juga, saya gabung di Mading Kampus STEI Tazkia. Dan pernah mencoba menulis di detikramadhan.com sekaligus gus dapat fee dari penulisan tersebut. 

Dari pengalaman menulis yang balepotan, saya diamanahi menjadi bagaian redaktur Buletin Al-Ummah yang diterbitkan oleh PCNU Bangkalan bersama kawan-kawan redaktur lainnya.
Dan sekarang masih menjadi bagian dari redaktur web hmass.co yang dikelola oleh pengurus HMASS (Harakah Mahasiswa Alumni Santri Sidogiri) Pusat. 

Bagi saya, menulis itu jangan menunggu bisa baru menulis, tapi menulislah baru bisa. Jangan hiraukan komentar sinis orang lain akan kejelekan tulisan kita. Teruslah menulis. Menulislah dengan cinta, kasih sayang. Tebarkan nilai-nilai kebaikan, keislaman dan keindonesiaan.
Selamat pagi, selamat beraktivitas.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

𝘼𝘿𝘼𝘽 𝙆𝙀𝙋𝘼𝘿𝘼 𝘼𝘽𝙉𝘼'𝙐𝙎 𝙎𝙔𝘼𝙄𝙆𝙃 𝙎𝘼𝙔𝙔𝙄𝘿 𝘼𝙃𝙈𝘼𝘿 𝘼𝙏-𝙏𝙄𝙅𝘼𝙉𝙄

SEPOTONG ROTI DAN EKSEKUSI MATI

CATATAN BURDAHAN KELILING