Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2015

KEKACAUAN DAKWAH MASA KINI

Gambar
Kacau....  Syiah dan wahabi tidak boleh dimusuhi tapi diluruskan. Sekarang di media massa menggring kita untuk saling membenci. Orang-orang syiah mengajak kita membenci dan memusuhi wahabi. Orang-orang wahabi mengajak kita untuk memerangi syiah.

CELOTEH SANG PUJANGGA

Gambar
Dalam sunyi ku masih menyayangimu, meski sayangku tak seindah sayang rembulan pada malam yang menjadikannya bahagia bersinar terang. Aku hanya bisa melangkah sejengkal mempertahankan, namun ku tak bisa lari mengejar. Malam telah kembali ke peraduannya. Dan siang menggantikan posisinya.

HMI MENJADI DIRI SENDIRI

Gambar
Tadi malam penulis bersama Abdul Hamid, Taufik Nugroho, Joni Iskandar, Reza pergi ke GFC dekat kampus STEI Tazkia. Dari sebelum mahgrib kita ke sana menemui Bang Imam senior HMI (Himpunan Mahasiswa Islam). Kita di sana tidak sedang berkhotbah, bukan sedang bermain pula, namun kita di sana ngobrol mengalir begitu saja.

FATWA LEBIH TAJAM DARI PEDANG

Gambar
Akhirnya penulis mengambil simpulan subjektifitas pribadi -mungkin- bukan objektifitas, bahwa fatwa-fatwa yang dilontarkan seorang Tokoh lebih-lebih ulama yang berpengaruh akan menjadikan fatwa itu senjata tajam di dalam pengambilan tindakan oleh masyarakat terlebih bagi para pendukungnya.

PERASAAN ANTARA ANUGERAH & NAFSU

Gambar
Setiap manusia punya cinta, namun tidak semua perasaan atas nama "cinta" dalam kebenaran. Memiliki perasaan adalah wajar, namun menggiring perasaan kepada apa yang diridhoi Allah sangatlah berat. Kadang perasaan menipu, menggiring kita kepada nafsu.

CINTA MENABUR SAYANG

Gambar
Hanya "kata cinta" yang menabur kasih sayang.  Kata atas nama agama kadang gagal paham oleh pemeluk agama yang berbeda ideologi. Hanya "kata cinta" yang menabur kemesraan. Kata atas nama agama sering memenangkan kelompoknya. Hanya "kata cinta" yang menabur keharmonisan  Kata atas nama agama sering disalah gunakan.

HIJRAH MAHASISWA

Gambar
Oleh: Sela Siti Amaliah Tahun Baru Islam 1437 H sudah melewati hari-hari mahasiswa. Sejarah menulis, peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW membawa peradaban baru: peradaban kemilau Islam yang penuh cahaya keimanan, keilmuan dan spiritualitas yang seimbang.

MEMPERJUANGKAN BANGSA?

Gambar
Kalau Mahasiswa memang ingin memperjuangkan Bangsa Indonesia, bohong rasanya jika kita hanya membela segelintir orang saja, membela kelompoknya, golongannya, partainya, agamanya, rasnya dan kulturalnya, dan organisasinya.