Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2026

CATATAN UNTUK HIMAMU

Gambar
HIMAMU (Himpunan Alumni dan Simpatisan Madrasah Miftahul Ulum B-09)  Kalau bukan alumninya yang mau peduli, siapa lagi. Dengannya, sinergi antar pihak sangat dibutuhkan untuk kemajuan bersama untuk kepentingan dan kemaslahatan Madrasah. Sudah sepatutnya andil dalam bidang manapun sesuai kemampuan dan potensinya masing-masing.  Alhamdulillah bertemu dan sowan dengan pengasuh, KH. Amin Hasyim, beliau yang mengajar kami dahulu di Ibtidaiyah Ranting B-09 (Madrasah Miftahul Ulum Ranting Pondok Pesantren Sidogiri wilayah luar Pasuruan), mata pelajaran Balaghah di kelas 6 Ibtidaiyah. Walhamdulillah kami lulus dan melanjutkan di Pondok Pesantren Sidogiri langsung masuk kelas Tsanawiyah.  Terimakasih untuk para guru yang telah membimbing kami agar tidak salah arah. Hanya kepada Alloh Subhanahu wataala kami berdo'a, semoga jasa para guru kami dibalas dengan kebaikan yang melimpah dan kami sebagai santri dapat mengamalkan ilmunya. Aamiin ya rabbal alamin.  Tanah Mer...

CATATAN NGAJI TAFSIR YASIN MALAM JUMAT: KEUTAMAAN BACA YASIN

Gambar
Malam jumat tanggal 20 Dzulqaidah 1447 H bertepatan dengan 07/05/2026. Ngaji kitab Tafsir Yasin yang ditulis oleh Syaikh Hamami Zadah -semoga Allah merahmatiny-.  Pekan kali setelah di mulai dengan bacaan tawasul, pembacaan surat yasin kemudian dilanjutkan dengan ngaji kitab tafsir Yasin yang kebetulan menjelaskan tentang hal sebagai berikut:  أكثروا قرأة هذه السورة (يس) فإنها فيها خصائص:  Perbanyaklah baca surah yasin, karena terdapat banyak keistimewaan-keistimweaan. Sampai-sampai dikatakan oleh salah satu ulama yang mensyarahi hadis tentang surat yasin ini, bahwasanya orang yang kelaparan manakala membaca surat yasin dengan hati yang hudur (khusuk), maka Alloh Subhanahu wata'ala mengenyangkannya.  Bila dibaca oleh orang yang ketakutan, maka dihilangkan kesusahan dan rasa takutnya.  Bila dibaca oleh orang fakir (yang punya hutang), akan Alloh selesaikan hutangnya.  Bilamana dibaca oleh orang punya berbagai hajat, maka Alloh kabulkan segala haj...

ZIARAH KUBUR PERSPEKTIF WAHABI

Gambar
Ziarah Kubur Sunah Nabawiyah, bukan menyembah ahli kubur.  Dari Sayyidina Abi Hurairah radhiyallahu anhu: bersabda Rasulullah shallallahu alaihi wasallam: Aku melarang kamu ziarah kubur, ingatlah.. Maka berziarah kuburlah, karena demikian dapat mengingat alam akherat.  Tetapi liciknya wahabi, menuduh orang ziarah kubur sebagai penyembahan (beribadah) pada kuburan (ahli kubur).  Padaha realitanya, tidak akan dan tidak pernah orang-orang Islam yang menyembah kuburan, namun kelompok wahabi mengkafir dan menuduh syirik kaum muslimin yang ziarah kubur, lantaran mereka tidak memahami hakikat tawasul yang hukumnya boleh, baik bertawasul dengan orang-orang saleh yang masih hidup maupun yang sudah wafat. Sedangkan hakikat kesyirikan adalah selain Alloh Subhanahu wata'ala dijadikan tuhan sesembahan.  Sementara umat Islam tak ada satupun dari mereka yang menyembah orang-orang saleh, baik yang masih hidup maupun yang sudah wafat.

CATATAN BURDAHAN KELILING

Gambar
Burdahan, dipilih nama itu agar senantiasa khas keindonesiaannya tidak hilang kata wakil pengurus burdahan, Ustadz. Hawari.  Burdahan ini asal muasalnya berjalan atas ikhtiar dan inisiatif saudara Abdul Hadi Ali Zaen yang ingin agar teman-teman terdekat beliau yang ada di sekitar bekasi dapat berkumpul sebulan sekali guna membaca sholawat burdah ini yang ditulis oleh al-Imam Muhammad al-Bushiri.  Dilalahnya, sambutan antusias teman-teman begitu positif dan berjalanlah pertama kali di kediaman beliau padah tahun yang lalu dengan sekitar 6 sampai sepuluh orang. Dan angka kehadiran ini bisa dianggap luar biasa, mengingat kesibukan kita dengan aktivitas masing-masing seharian, masih bisa menyempatkan diri hadir guna bersholawat lewat untain burdahan ini. Kemudian agar niat baik bersama ini tetap berjalan, dibuat kepengurusan. Terpilih saya Rohmatullah Asmuni sebagai ketua, wakilnya Ustadz. Hawari dan sekretaris Ali Wafa.  Ternyata sudah satu tahun berjalan dengan ...

CATATAN KE ZAWIYAH AL-ANWAR CIREBON

Gambar
Jumat 01/05/2026 bertepatan dengan 03 Dzulqaidah 1447 H. Pagi hari saya mengirimkan pesan kepada salah satu ikhwan thoriqoh tijaniyah, saudara Yopi dan Pak Ono agar senantiasa berangkat bareng ke Zawiyah Al-Anwar at-Tijaniyah Cirebon, dibawah asuhan Al-Muqoddam KH. Falah Failasuf, salah satu ulama kharismatik cirebon yang bertsawuf dan berthoriqoh Tijaniyah.  Ternyata, setalah saya pulang dari Masjid Jami' Ancaran kuningan, rasa ngantuk ini mengajak untuk rebahan dengan mengambil posisi dengan bantal yang akhirnya tidur nyenyak sekali. Tiba-tiba bangun dari tidur jam sudah menunjukkan pukul 15:10 yang sebentar lagi akan datang waktu asar. Saya buka hp, ada pesan dari Pak ono dan A Yopi, kalau mereka berdua sedang menunggu dari tadi dan sudah berangkat ke Zawiyah.  Tanpa banyak mikir, saya beranjak ke kamar mandi, mengambil air wudu. Dan lalu saya kirim pesan via whatsapp pada pak ono, kalau saya tetap menyusul ke zawiyah, dan permintaan maaf saya karena ketiduran. ...