Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2014

“Tafsir Tentang Usaha dan Adab Memenuhi Akad”

Arti “ bil uquud” adalah al-rubuuth (ikatan) yang merupakan kata jamak dari a’dun. Penjelasan ayat tersebut adalah Allah SWT memerintahkan pada kita senantiasa untuk memenuhi ikatan-ikatan yang dibebankan pada kita.

AKU PILIH PRESIDEN MUSLIM

Gambar
Indonesia, Muslim mayoritas Jangan sampai dipimpin pemerintah yang tidak mengenal Islam Tidak acuh hukum Islam Tidak mengerti tata cara berwudu' dan sholat

KISAH PERJALANAN DI KAMPUS STEI TAZKIA

Gambar
kenangan ketika semester 1& 2, Tahun 2012 membuka toko kecil-kecilan di dalam kampus STEI Tazkia Dramaga. Toko ini diberi nama "adnystore" yang beranggotakan  Fratommi, Rohmatullah dan Ali Ridho. Kitab kuning yang diadakan di Masjid Abdurrahman bin Auf dengan pembahasan pendalaman Fiqh Muamalah yang dipimpin oleh Saudara Muhammad Shofi, Mahasiswa STEI Tazkia yang dari Pondok Pesantren Sidogiri, Pasuruan. Setelah mengikuti lomba debat bahasa Arab di UI Depok, temen-temen Stei Tazkia berfoto bareng pada tahun 2012. Tampak di situ orang yang cakep hehehe... Saudara Anwar Musaddad (ANGGOTA DKM ANDALUSIA) dan Rayhan selepas mengikuti lomba debat bahasa Arab.  Nah ini para cowok-cowok keren pejuang ekonomi Islam. Ini juga temen-temenku yang kece-kece siap berjuang membela ekonomi Islam.  Apa lagi ini, sok keren pokoknya deh hehehe.

URGENI PENDIDIKAN EKONOMI ISLAM SEJAK DINI

Gambar
              Mengutip komentar Syaikh Musthafa al-Ghalayaini dalam kitabnya ‘ iddzatun nasyiin anak adalah   di masa mendatang. Anak akan menjadi generasi dan tokoh penting di masanya, maka ia harus dibiasakan sejak dini dengan pola pikir dan tingkah laku yang positif dengan pendidikan yang baik dan berkualitas. Sebab kepribadian seorang anak tergantung pada bagaiamana orang tuanya dalam mendidik. Oleh karenanya kata Syaikh Musthofa al-Ghalayaini, anak diibaratkan sebuah fotografi yang dapat mengambil gambar setiap pemandangan dengan beraneka warna.

STEI Tazkia KAMPUS PELOPOR EKONOMI ISLAM

Gambar
            Mari kita tengok sejarah keberadaan STEI Tazkia yang dari tahun ketahun diminati para penerus perjuangan ekonomi Islam, yaitu pelajar dari berbagai Daerah. Kiprah STEI Tazkia   dalam pengembangan ekonomi Islam diawali pada awal tahun 1998 ketika Bank Indonesia mulai memberikan perhatian yang lebih serius dalam pengembangan perbankan syariah, sebagai salah solusi untuk menyehatkan industry perbankan nasional yang runtuh diterjang krisis ekonomi yang dilanjutkan dengan krisis multidimensi.