FITRAH (suci)kan DIRI
Suci lahir batin, suci dari kotoran hati yang membelenggu, suci dari keserakahan, suci dari segala tindakan dan perbuatan yang tak terpuji. Setelah manusia Allah uji dengan kesabaran puasa yang penuh lika-liku, membunuh nafsu birahi, memerangi segala tindakan amoral dan membangun peragai yang beradab dan bermartabat, puasa diri dari kedengkian, puasa lisan dari berkata kotor, puasa telinga dari mendengar hal negatif, puasa kaki dari melangkah maksiat, puasa tangan dari mencuri, yang kesemuanya tak bisa dilakukan kecuali bagi hamba Allah yang penuh dengan keimanan dan keyakinan untuk menggapai ridhonya, Allah sucikan dengan hatinya, Allah sucikan telinganya, Allah sucikan kakinya, Allah sucikan penglihatan untuk menghadap dan siap menerima nur (cahayanya). Setelah menjalankan perintah puasa, Allah gembirakan hambanya dengan kemenangan, menyucikan hati, pikiran dan tindakannya. Hal demikian akan tercapai bagi manusia yang benar-benar berpuasa dan berpuasa dengan benar-benar. Kepada Al...