Postingan

SURAT YASIN BANTAHAN PADA ORANG KAFIR

Gambar
Alhamdulillah, setelah liburan panjang puasa ramadhan, kali ini ta'lim kitab Tafsir Yasin yang ditulis Syekh Hamami Dadah kembali dibuka oleh Ustadz. Rohmatullah Asmuni yang bertempat di Al-Majelis al-Wathiyah Seroja Bekasi Utara, kediaman al-Mukarram Ustadz. H. Najihan.  Ta'lim pekanan malam Jumat ini seperti biasanya diisi dengan pembacaan Yasin dan tahlil. Baru setelahnya langsung diisi kajian kitab Tafsir Yasin Hamami yang sebelumnya ngaji kitab Hadis.  Dalam pengajian atau ta'lim kali ini mengurai tafsir Yasin ayat pertama sampai ayat ke tiga.  Kata ulama tafsirnya Yasin kalau mengacu pada tafsir Jalain, disebutkan الله اعلم بمراده (Alloh Maha Mengetahui apa yang dimaksud. Tetapi dalam catatan pinggir kitab Yasin Hamami ulama berbeda-beda pandangan, ada yang menafsirkan Yasin adalah nama surat Al-Qur'an, ada yang menafsirkan nama Nabi kita, Sayyidina Muhammad shallallahu alaihi wasallam.  Kemudian ayat kedua, Allah subhanahu wata'ala ingin menjelask...

ZAKAT FITRAH DG UANG SENILAI 1 SHA' BERAS?

Gambar
Oleh: Kiai Afifuddin Muhajir Berkaitang dg masalah ini perlu dikemukakan hadits riwaya Al-bukhari dan Muslim sbb:  (كنا نعطيها في زمن النبي صلى الله عليه وسلم صاعا من طعام، أو صاعا من تمر، أو صاعا من شعير، او صاعا من زبيب) Artinya: "Kami memberikan (zakat fitrah) di zaman Nabi ﷺ dengan 1 sha' makanan, atau 1 sha' kurma, atau 1 sha' gandum, atau 1 sha' anggur kering. Hadits tersebut menyebut secara khusus tiga macam bahan makanan. Yaiti kurma (تمر), gandum (شعير), dan anggur kering (زبيب). Ketiganya disebutkan setelah lafazh "طعام" yang berarti makanan secara umum. Maksud hadits tersebut perlu dikuak dg menerapkan Qaidah ushuliyah sbb: عطف الخاص على العام لا يخصص العام Penyebutan sesuatu yang bersifat khusus setelah sesuatu yang bersifat umum dg menggunakan huruf athaf tidak membatasi cakupan sesuatu yang bersifat umum. Artinya, apa yang bersifat umum tetap berlaku secara umum, tidak terbatas pada apa yang disebut secara khusus saja. Berdasarka...

SYARIAT PUASA

Gambar
Syariat Puasa Ramadhan Puasa ramadhan difardukan tidak hanya untuk umat Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam, namun juga telah diwajibkan kepada umat-umat sebelumnya. Berdasarkan QS: Al-Baqarah: 183 يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُون. Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.  Di mana tujuannya adalah mencetak ketakwaan yang meliputi penjagaan dari hal-hal terlarang. Jasad dapat terjaga dari sakit-sakitan, badan terjaga dari syahwat, akal dan pikiran terjaga dari syubhat, dan hati akan terjaga dari waswas dan hal-hal dari selain Allah Subhanahu wata'ala.  Bukti bahwa puasa telah disyariatkan kepada umat terdahulu antara lain adalah yang terjadi pada umat Nabi Nuh alaihissalam berpuasa dahr (puasa satu tahun), karena mereka memiliki tubuh yang kuat. Juga syariat puasa 50 hari dalam ...

WABAH PENYAKIT KARENA ZURRIYAH NABI

Gambar
Sayid Abdul Karim Baqosy Al-Idrisi Al-Hasani menceritakan sebuah kisah nyata kepada kami: Di negara sudan ada satu kampung dimana satu kampung tersebut terkena wabah penyakit yang tidak kunjung sembuh. Akhirnya diantara mereka nencoba bermuhasabah dengan mendatangi seorang yang sholeh bermarga Asy-Syinqithi serta akan menceritakan perihal wabah yang terjadi dikampungnya itu. Walhasil, dikatakan oleh orang sholeh tersebut, penyebab wabah yang melanda kampung itu, lantaran dikampung tersebut terdapat seorang keturunan Rosululloh shallallahu alaihi wasallam yang kesulitan ekonomi, yang kesehariannya bekerja sebagai kuli panggul dipasar, namun penduduk kampung tersebut tidak peduli terhadap salah satu zurriyah Nabi. Inipun terjadi, penduduk kampung itu, juga tidak mengetahuinya kalau yang bersangkutan itu adalah seorang keturunan Rosululloh shallallahu alaihi wasallam.  Walhasil, kata Sayyid Abdul Karim Baqosy al-Idrisi Al-Hasani, salah satu Muqaddam Tijaniyah, " Jikalau p...

STRATEGI MANDI MALAM PERTAMA PASUTRI

Gambar
Biasanya yang namanya kmanten baru, malu-malu kalau pagi harinya keliahatan rambutnya basah kuyup. Nah agar tidak kelihatan ramputnya basah di pagi hari, ada baiknya pakek strategi jitu dari ulama fikih, yaitu dengan cara membasahi ramputnya di malam hari setelah jimak diniatkan untuk menghilangkan jinabah (yaitu niat mandi wajib, menghilangkan junub). Baru ntr paginya membasahi tubuhnya yang lain selain ramput tanpa harus mengulangi niat mandi wajib/jinabah. Keren kan tips jitu agar tidak ketahuan kalau semalem sudah sukses. ولو نوى رفع الجنابة وغسل بعض البدن ثم نام فاستيقظ وأراد غسل الباقي لم يحتج إلى إعادة النية. Jikalau seorang berniat menghilangkan jinabah dan hanya membasahi rambutnya, kemudian bergegas tidur. Setelah itu ia bangun tidur dan melanjutkan mandi (membasahi) anggota tubuh yang lain (selain ramput), maka dia tidak butuh mengulangi niat menghilangkan jinabah (mandi besar) lagi. Syaikh Al-Malibary, Fathul Muin, hlm 10, al-Haramain, 2006, Indonesia. ...

POSISI ALUL BAIT PERSPEKTIF ASWAJA

Gambar
Beberapa bulan yang lalu, saya mencetak buku atau kitab yang sangat penting untuk kita cetak, kita baca, kita telaah, kita kaji dengan berharap bermanfaat bagi saya.  Syarah al-Aqaid al-Nasafiyah, karya Syekh Al-Imam Najmuddin Umar bin Muhammad al-Nasafi rahimahullahu ta'ala. Kitab yang berisi amalan kaum Nahdliyin yang notabene berpaham Ahlussunnah waljamaah.  Langsung saja, saya belum bisa membaca kitab atau buku secara teratur dan kemudian, kebiasaan saya hanya membaca apa yang ingin saya baca. Seperti kalau Idul Adha, maka saya baca buku yang isinya berkaitan dengan  idul Adha, sholat ied dll. Tatkla bulan puasa, pasti saya baca buku yang berkaitan dengan puasa, bagaimana puasa kita agar diterima oleh Allah, bagaimana kita menyambut puasa dll.  Nah, karena sekarang ini sedang viral di media massa, saya coba buka kitab ini dan tertujulah pada halaman 402 terkait manjilah, kedudukan atau pangkat Ahlul Bait Nabi Muhmmad shallallahu alaihi wasallam. ...

𝘼𝘿𝘼𝘽 𝙆𝙀𝙋𝘼𝘿𝘼 𝘼𝘽𝙉𝘼'𝙐𝙎 𝙎𝙔𝘼𝙄𝙆𝙃 𝙎𝘼𝙔𝙔𝙄𝘿 𝘼𝙃𝙈𝘼𝘿 𝘼𝙏-𝙏𝙄𝙅𝘼𝙉𝙄

Gambar
Pesan Guru kita  𝘚𝘢𝘺𝘺𝘪𝘥 𝘔𝘶𝘩𝘢𝘮𝘮𝘢𝘥 𝘈𝘭-𝘏𝘢𝘣𝘪𝘣 𝘈𝘭-𝘑𝘢𝘬𝘬𝘢𝘯𝘪 𝘈𝘭 𝘔𝘢𝘨𝘩𝘳𝘪𝘣𝘪 " Yang harus anda tahu  bahwa mereka para 𝘴𝘺𝘶𝘳𝘢𝘧𝘢' 𝘥𝘻𝘶𝘳𝘪𝘺𝘢𝘩 𝘚𝘺𝘢𝘪𝘬𝘩 𝘚𝘢𝘺𝘺𝘪𝘥 𝘈𝘩𝘮𝘢𝘥 𝘢𝘵- 𝘵𝘪𝘫𝘢𝘯𝘪 maqomnya sangat luhur dan agung, untuk itu wajib bagi kita menjaga tatakrama dan adab, baik adab dzahir atau batin kepada beliau-beliau. Orang tua kami adalah suri tauladan kami dalam urusan adab dan ihtirom kepada para 𝘴𝘺𝘶𝘳𝘢𝘧𝘢', beliau 𝘈𝘓- 𝘈𝘓𝘓𝘈𝘔𝘈𝘛𝘜𝘓 𝘍𝘈𝘘𝘐𝘏 𝘚𝘐𝘋𝘐 𝘉𝘈𝘓-𝘏𝘈𝘚𝘈𝘕 𝘈𝘓-𝘑𝘈𝘒𝘒𝘈𝘕𝘐 menunduk tidak berani mengangkat kepala ketika duduk dihadapan seorang syarif tijani yakni 𝘥𝘻𝘶𝘳𝘳𝘪𝘺𝘢𝘩 𝘚𝘺𝘢𝘪𝘬𝘩 𝘈𝘩𝘮𝘢𝘥 𝘢𝘵-𝘛𝘪𝘫𝘢𝘯𝘪 yang masih umurnya 8 bulan, yang  masih belum tahu siapa-siapa yang ada disekelilingnya.  Beliau menunjukkan tauladan, agar kita faham akan pentingnya tatakrama dan adab kepada 𝘴𝘺𝘶𝘳𝘢𝘧𝘢' karena ketinggian 𝘮𝘢𝘲𝘰𝘮 beliau-beliau. ini contoh ketaul...