Postingan

KEUTAMAAN MENJADI MANUSIA

Gambar
Secara dzahir para Nabi alaihimus salam dan orang-orang shaleh al-akhyar (pilihan) lebih utama dibandingkan Malaikat. Sebab ketaatan Malaikat kepada Allah subhanahu wata'ala  sudah menjadi karakteristik Malaikat yang tidak pernah terlintas untuk bermaksiat kepada Allah. Sedangkan Manusia, ketaatannya butuh kepada proses suluk (mencari jalan yang baik) untuk mencapainya, butuh terhadap muhasabah (intropeksi diri), mengendalikan nafsu yang selalu bertarung dan mampu menjauhi maksiat serta butuh mujahadah (kesungguhan) melawan nafsu yang selalu mengajak kepada kesenangan semu. Dari sinilah para ulama al-muhaqqiqun  memberikan komentar: bahwa para Nabi dan orang-orang shaleh lebih utama ketimbang Malaikat.

Dimensi Malaikat

Gambar
Dimensi malaikat bukan dimensi manusia yang serba bisa dipanca indra, diraba, dilihat, dirasakan dll.

Ranah Teologi Ketuhanan

Gambar
Iman pada hal yang ghaib menjadi indikator kuatnya iman, nurani yang cemerlang. Hal ini dipuji oleh Allah dalam surat Al-Baqarah: 2-3:  ذلك الكتاب لاريب فيه هدى للمتتقين. الذين يؤمنون بالغيب ويقيمون الصلاة ومما رزقناهم ينفقون.

DI MANAKAH PAHAM KITA?

Gambar
Pemuda dan pelajar silakan dia mengekspresikan dan mengadaptasikan ilmunya dengan tuntutan zaman. Jangan takut salah dalam mengekspresikan ilmu. Dulu, Imam Asy'ari pernah berguru kepada Tokoh Muktazilah selama 30 tahun lamanya. Darinya beliau mendapatkan ilmu rasionalitas yang gemilang. Tetapi saat beliau sadar, betapa ajaran muktazilah tidak sesuai dengan hati nuraninya, lalu beliaupun pindah kepada manhaj yang benar yaitu aswaja/Ahlus sunnah Waljama'ah. Sehingga saat beliau kembali kepada paham aswaja, paham aswaja menjadi kuat atas jasa beliau, sebab beliau memadukan antara logika, rasionalitas dan dalil naqli (Al-Qur'an dan Hadits).

BEDAKAN DAKWAH DENGAN LELUCON

Gambar
Menggeser "Subtansi Dakwah" ke area hiburan berakibat"Fatal". (Muslimedia News). Pada dasarnya dakwah/mengajak umat manusia ke jalan yang terang benderang adalah tugas mulia. Sampai-sampai Allah sendiri menyinvgungnya dalam kitab suci umat Islam dengan nada perintah bukan nada beria (ikhbar).

SANTRI CERMIN MORALITAS BANGSA

Gambar
Tanggal 22 Oktober 2015 merupakan hari bersejarah dalam kehidupan santri di bumi pertiwi. Pada tanggal itulah, Presiden Joko Widodo telah merestuinya sebagai "hari santri Nasional". Penulis sebagai bagian dari kaum santri sangat mengapresiasi bahkan bersyukur sekali dengan diadakannya hari santri nasional. Hal demikian bisa dikatakan, pemerintah Indonesia mengakui eksistensi dan produktifitas santri yang sebenarnya tidak kalah dengan yang lain. Terbukti, sejak awal sebelum kemerdekaan Indonesia, peran kaum santri dalam membela kemerdekaan dan melawan penjajahan tidak bisa diragukan. Tokoh-tokoh NU (Nahdhatul Ulama), para kiai, santri dan masyarakat melebur menjadi satu melawan penjajahan. 

KEKACAUAN DAKWAH MASA KINI

Gambar
Kacau....  Syiah dan wahabi tidak boleh dimusuhi tapi diluruskan. Sekarang di media massa menggring kita untuk saling membenci. Orang-orang syiah mengajak kita membenci dan memusuhi wahabi. Orang-orang wahabi mengajak kita untuk memerangi syiah.