KEUTAMAAN MENJADI MANUSIA
Secara dzahir para Nabi alaihimus salam dan orang-orang shaleh al-akhyar (pilihan) lebih utama dibandingkan Malaikat. Sebab ketaatan Malaikat kepada Allah subhanahu wata'ala sudah menjadi karakteristik Malaikat yang tidak pernah terlintas untuk bermaksiat kepada Allah. Sedangkan Manusia, ketaatannya butuh kepada proses suluk (mencari jalan yang baik) untuk mencapainya, butuh terhadap muhasabah (intropeksi diri), mengendalikan nafsu yang selalu bertarung dan mampu menjauhi maksiat serta butuh mujahadah (kesungguhan) melawan nafsu yang selalu mengajak kepada kesenangan semu. Dari sinilah para ulama al-muhaqqiqun memberikan komentar: bahwa para Nabi dan orang-orang shaleh lebih utama ketimbang Malaikat.